Tags: Panduan,

Transfer Pahala (Part 2)

  • Judul Asli: Intifa'ul Mauta bi A'malil Ahya li Syaikhil Islam Ibni Taimiyyah
  • Penulis: Marwan Muhammad
  • Penerjemah: Amiruddin Djalil, Lc., Hamzah Abbas, Lc.
  • Editor: Dr. Muhammad Dahri, Lc., M.A.
  • Proofreader: Ahmad Syihab
  • Desain Sampul: Tiara Munggaran
  • Tata Letak: Tiara Munggaran
  • Cetakan ke: 3
  • Bahasa: Indonesia
  • Penerbit: Griya Ilmu
  • isbn:
  • jumlah Halaman: 114
Rp13.050 Rp14.500 10%

Tab Article

     Sesungguhnya kematian seseorang menurut pandangan Islam merupakan akhir kehidupan di dunia ini, kemudian berpindah ke alam barzakh sebagai tempat penantian datangnya hari kebangkitan, namun alam barzakh tidaklah terputus secara keseluruhan dengan kehidupan dunia, karena hubungan antara orang-orang yang masih hidup dengan orang- orang telah wafat terus berlangsung. Orang-orang yang masih hidup dapat "mentransfer" (baca: mengirim), adapun orang-orang yang telah wafat menerimanya melalui catatan amal mereka.
     Di antara ulama terbaik yang membahas tentang orang yang wafat dapat mengambil manfaat dari amalan orang yang masih hidup adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan murid andalannya, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah. Dalam buku ini kedua ulama besar tersebut menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan kepada mereka.
     Beberapa pembahasan yang ada dalam buku ini di antaranya adalah; tentang bacaan al-Qur`an untuk orang yang telah wafat, apakah pahalanya akan sampai kepada mereka atau tidak? Kemudian, apa hukum mengambil upah untuk itu? Lalu bagaimana hukumnya apabila keluarga yang telah wafat membuat makanan dan mengundang banyak orang? Di antara pertanyaan lainnya adalah; Bolehkah menyembelih hewan kurban untuk orang yang telah wafat? Apakah dibolehkan meniatkan puasa, shadagah atau haji untuk orang yang telah wafat? Dan masih banyak lagi pertanyaan menarik lainnya yang akan terjawab dalam buku ini.

REVIEW FOR THIS BOOK

⭐ Anda harus membeli ebook ini sebelum menulis komentar.

RELATED PRODUCTS

Our Group


Shop Search Cart Log in