Tab Article
Kitab hadits Arba’in Nawawi merupakan kumpulan hadits yang terhimpun dari 42 hadits, mencakup inti ajaran Islam.
Di dalam buku ini ditambahkan pula 8 hadits dari Ibnu Rajab, sehingga genaplah jumlahnya menjadi 50 hadits.
Masing-masing hadits tersebut, terkandung di dalamnya satu kaidah yang sangat besar dan penting, di mana berbagai permasalahan agama dirujukkan kepadanya.
Tidak ada satu permasalahan agama pun kecuali tercakup dalam hadits-hadits tersebut.
Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbad al-Badr menulis penjelasan dari setiap hadits yang ada dengan ringkas namun penuh makna dan tidak mengurangi bobot ilmiah yang ada.
Beliau adalah ahli hadits dan ulama paling senior di kota Madinah saat ini.
Dengan kapasitasnya sebagai seorang ulama besar yang telah diakui keluasan dan kedalaman ilmunya, beliau menjelaskan hadits demi hadits dengan begitu piawai.
Kalimat demi kalimat beliau ulas secara mendalam, ringkas dan sistematis.
Kemudian di akhir penjelasan beliau simpulkan faedah-faedah yang terdapat dalam hadits tersebut.
Sebagai contoh dalam permulaan pembahasan hadits disebutkan mengenai keikhlasan niat dalam menjalankan setiap amal kebaikan.
عَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ: «إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ، وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ».
Dari ‘Umar bahwa Rasulullah bersabda, “Hanya saja amal itu tergantung niat, dan seseorang hanya mendapatkan apa yang sesuai niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah padanya.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan empat Imam Ahli Hadits)
Abu ‘Abdillah berkata, “Tidak ada hadits-hadits Nabi yang lebih banyak, kaya dan dalamnya faedah dibanding hadits ini.”
Syaikh ‘Abdul Muhsin al-Badr menyebutkan perawinya semisal al-Bukhari, Muslim, Ash-habus Sunan dan lainnya.
Juga diturunkan ulama-ulama lainnya yang juga mengawali kitabnya dengan Hadits Niat ini, seperti ‘Abdul Ghani al-Maqdisi dalam kitab ‘Umdatul Ahkam, al-Baghawi dalam kitab Mashabihus Sunnah dan Syarhus Sunnah, kemudian as-Suyuthi mengawali kitabnya, al Jami’ush Shaghir dengan hadits niat ini dan ulama-ulama lainnya.
Kemudian di akhir pembahasan hadits, Syaikh ‘Abdul Muhsin menyimpulkan kandungan hadits ini dengan beberapa poin agar memudahkan kaum muslimin memahami intisari dari setiap hadits yang diturunkan.
⭐ Anda harus membeli ebook ini sebelum menulis komentar.